Love My Bestfriend Forever (Part. 2/2 END)

Author                                    : AR204

Category                                : PG 15, Sad, Besfriend, Two-Shot

Cast                                        : Lee Donghae , Song Hye Kyo

Disclaimer/Preface    :

Annyeong, ini Part.2 dari Love My Best Friend Forever, sekaligus part akhir dari cerita ini. Mohon maaf kalau ceritanya kurang memuaskan dan masih banyak typo. Ini FF hasil karya author sendiri

.

 

 

 

.

—————— Happy Readinggggggggg ———————

.

 

 

 

.

#Story Before#

“Ahh aku ingin sekali menyapanya, tapi aku yakin dia masih marah kepadaku”

“Apa sebaiknya besok aku berkunjung kerumahnya saja ya. Hmm tidak ada salahnya aku rasa, hanya sebagai sahabat dan sekalian aku akan meminta maaf karena tidak hadir dihari pernikahannya 8 tahun yang lalu” gumam Donghae lagi.

.

.

#The Story Begin #

.

.

14:00 KST

Siang itu Donghae sudah rapih dengan memakai pakaian kasulnya, memakai celana jeans dan memakai tshirt v neck berwarna hitam, Donghae keliatan tampan sekali. Hari ini dia memutuskan untuk berkunjung kerumah Hye Kyo. Sebenarnya Donghae berencana kerumah Hye Kyo tadi pagi, tapi dia tadi bangun kesiangan, Donghae sendiri bangun tidur hampir jam makan siang, karena semalam dia tidak bisa tidur, dan baru tertidur sekitar jam 5 pagi. Donghae segera berangkat kerumah Hye Kyo dengan berjalan kaki, karena jarak rumah Hye Kyo dan rumahnya memang dekat sekali, tidak lupa Donghae membawa oleh-oleh yang ia bawa dari Inggris.

.

Setibanya di depan rumah Hye Kyo, Donghae menjadi ragu kembali akan niatnya untuk berkunjung kerumah Hye kyo. Tetapi dari semalam Dongahe sudah membulatkan niatnya untuk mengunjungi Hye Kyo. Donghae segera memencet bel rumah Hye Kyo. Pada pencetan bel ketiganya tampak seorang ahjumma keluar untuk membukan pintu untuk Dongahe.

.

“Annyeonghaseyo” sapa Donghae kepada ahjumma itu.

.

“Annyeonghaseyo” jawab ahjumma itu sambil tersenyum. “Hmm ahh bukankah kau Lee Donghae-ssi?..” sudah lama tidak bertemu.

.

“Ahh rupanya Kim ahjumma masih ingat kepadaku?” kata Donghae lagi membenarkan pertanyaan ahjumma itu. Kim ahjumma adalah asisten rumah tangga dirumah Hye Kyo, dia sudah lama sekali bekerja dirumah Hye Kyo, bahkan dari Hye Kyo belum lahir, makanya Kim ajumma sangat hafal dengan wajah Donghae, walaupun dia sudah tidak bertemu Donghae selama 8 tahun.

.

“Tentu saja aku ingat kepadamu anak muda, dulu kan kau hampir setiap hari bermain kesini”

“ahh iya” Donghae malu-malu mendengar jawaban Kim ahjumma kalau dulu memang ia hampir setiap hari bermain kerumah Hye Kyo.

.

“Ayo silahkan masuk Donghae-ssi, kau ingin mencari nona Hye Kyo kan?..”

.

“Apa Hye Kyo ada dirumah ahjumma?..” tanya Donghae kepada wanita setengah baya itu.

.

“Ada, tapi sebentar ya biar aku lihat dulu dikamarnya, kau duduklah dulu. Sekalian aku buatkan minum untukmu” kata Kim ahjumma mempersilhkan Donghae duduk.

.

“baiklah, terima kasih” jawab Donghae sambil tersenyum. Setelah mempersilahkan Dongahae duduk, Kim ahjumma segera menaiki tangga menuju kamar Hye Kyo yang memang letaknya berada dilantai 2. Donghae memandangi sekeliling isi rumah Hye Kyo. “hmm tidak banyak yang berubah dari rumah ini” gumamnya. Tidak lama kemudian ia melihat Kim ahjumma menuruni tangga.

.

“Maaf Donghae-ssi, nona Hye Kyo sedang tidur, aku tidak tega untuk membangunkannya” kata Kim ahjumma memberikan penjelasan.

.

“Baiklah tidak apa-apa, aku bisa kesini lagi lain waktu. Aku titip ini ya untuk Hye Kyo”

.

“Aku permisi ahjumma” Dongahe pamit kepada Kim ahjumma.

.

“Ya baiklah kalau begitu, nanti akan aku berikan kepada nona Hye Kyo” jawab Kim ahjumma ramah.

.

.

——-oOo——-

.

.

1 jam kemudian Hye Kyo bangun, ia merasa perutnya sangat perih. Ah dia baru teringat karena dari pagi ia memang belum makan nasi sama sekali. Hye Kyo segera beranjak dari tempat tidurnya, menuruni tangga menuju dapur.

.

“Ahjumma, kau masak apa hari ini?..aku sangat lapar” kata Hye Kyo begitu melihat Kim ahjumma sedang membersihkan dapur.

.

“Ahh nona kau sudah bangun, aku akan siapkan makanan untukmu, kau duduklah dulu dimeja makan”. Kim ahjumma kemudian segera menyiapkan makan untuk Hye Kyo.

.

“Ah iya nona, ini ada titipin untukmu”.

.

“ini dari siapa ahjumma?..perasaan hari ini aku tidak sedang menunggu tamu” tanya Hye Kyo bingung

.

“Itu dari Lee Donghae-ssi, nona. Tadi dia kesini ingin bertemu denganmu, tapi tadi kau tertidur. Aku tidak tega membangunkanmu tadi”, jelas Kim ahjumma.

.

“MWO???? LEE DONGHAE kesini??? JINJJA????….” pekik Hye Kyo histeris.

.

“Duh nona, kau mengagetkan ahjumma saja, aku kan sudah tua” protes Kim ahjumma yang memang sangat kaget mendengar teriakan Hye Kyo. ”iya tadi dia kesini nona” Kim ahjumma mencoba meyakinkan Hye Kyo kembali kalu Donghae tadi memang benar-benar kesini.

.

Hye Kyo segera membuka paper bag yang diberikan Kim ahjumma. ”Dia ternyata masih ingat kalau aku suka coklat” gumam Hye Kyo. Entah sekarang Hye Kyo harus senang atau apa mengetahui Donghae sudah kembali.

.

.

—-oOo—–

.

.

Setelah hari itu Dongahe mengunjungi rumah Hye Kyo dan gagal bertemu dengan Hye Kyo, Donghae belum mengunjungi rumah Hye Kyo lagi karena belakangan ini dia sibuk belajar mengelola perusahaan appanya. Donghae dipercaya menjadi direktur keuangan diperusahaan appanya, karena bagaimanapun juga nantinya tetap Donghae yang akan meneruskan perusahaan itu, dan sekarang ia sangat sibuk karena ada beberapa proyek yang harus ia awasi. Maka dari itu dia belum sempat lagi mengunjungi rumah Hye Kyo.

.

“Hmm tidak terasa sudah sebulan aku di Korea, tapi aku belum juga bertemu dengan Hye Kyo”. Gumam Donghae berbicara sendiri. ”Hye Kyo sudah mengetahui aku pulang, tapi kenapa dia tidak mencariku ya?..aapa dia masih marah padaku ya?..”. Ketika Donghae sedang melamunkan Hye Kyo, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu ruangannya.

.

-Tok-tok – pintu ruangannya diketuk seseorang

.

“Ya masuk” Donghae mengedarkan pandangannya ke arah pintu. Ternyata yang datang adalah Ahn Gaeun, sekretarisnya. ”Ada apa Gaeun?..” tanya Donghae kepada serketarisnya.

.

“Maaf sajangnim, sekarang sudah waktunya anda rapat” kata Gaeun mengingatkan bahwa Donghae sudah harus mengikuti rapat dengan para direktur lainnya dan juga appanya yang merupakan CEO LD Group.

.

“Ahh baiklah, aku hampir lupa Gaeun” ucap Donghae sambil tersenyum dan beranjak dari kursinya menuju ruangan rapat.

.

.

—–oOo—–

.

.

Hari ini Hye Kyo sedang berada dikantor appanya, setelah bercerai dengan Siwon, Hye Kyo memang memutuskan untuk bekerja membantu appanya di perusahaannya, dia menduduki jabatan sebagai General Manager di perusahaan appanya yang bergerak dibidang fashion, sedangkan oppanya Song Joong Ki dipercaya memegang jabatan direktur keuangan. Dan seperti biasanya hari ini dia sangat sibuk untuk mengurusi peluncuran model terbaru dari pakaian-pakaian yang diproduksi di perusahaan keluarganya.

.

.

-Drrtt drttt

.

.

Handphone Hye Kyo tiba-tiba bergetar, dia segera meraih handphone tersebut yang diletakknya di meja tamu diruangannya. Hye Kyo melihat layar handphonenya, dan ternyata yang menelepon adalah eommanya.

.

“Yeobseo”

.

“Ne eomma, ada apa ?..kenapa suara eomma terdengar panik?..apakah terjadi sesuatu dengan eomma?..”, cecar Hye Kyo panik.

.

“Eomma baik-baik saja sayang. Tadi bibi Lee menelepon kerumah, dia meminta kamu untuk datang kerumah sakit, karena Donghae kecelakaan, dan dia memanggil-manggil nama kamu terus nak”

.

“Mwo?..Donghae kecelakaan! Baik eomma aku akan segera kesana, Eomma sms aku ya, di rumah sakit mana Donghae dirawat. Baik kututup teleponnya ya eomma”

.

“Ne, hati-hati chagi”.

.

Setelah mengakhiri telepon dengan eommanya, Hye Kyo segera menyambar tas dan kunci mobilnya untuk menuju rumah sakit tempat dimana Dongahe dirawat. Sepanjang perjalanan Hye Kyo benar-benar cemas memikirkan Donghae, setelah tidak bertemu sekian lama, haruskah dia bertemu dengan Donghae dalam kondisi yang menyedihkan seperti ini.

.

Begitu tiba dirumah sakit, Hye Kyo segera menuju ke kamar inap tempat Donghae dirawat, tadi eommanya yang mengirimkan pesan dikamar berapa Donghae dirawat. Sekarang Hye Kyo sudah sampai di depan kamar inap Donghae, Hye Kyo membuka pintu geser ruangan tersebut. Di dalam kamar tersebut ada eomma, appa dan juga adik perempuan Donghae. Mereka semua menengok kearah pintu begitu menyadari kedatangan Hye Kyo diruangan itu. Hye Kyo memberi salam kepada mereka.

.

“Song Hye Kyo” hambur nyonya Lee sambil memeluk Hye Kyo, dari kedua mata wanita setengah baya itu mengalirkan air mata. ”Terima kasih kau mau datang nak” kata nyonya Lee sambil terisak.

.

“iya bibi Lee, bagaimana keadaan Donghae?..apa yang terjadi padanya?..”

.

“mobilnya ditabrak dari belakang oleh sebuah truk, dan mobil Donghae terdorong hingga menabrak pohon. Kata dokter, lukanya tidak terlalu parah, hanya luka di kepala dan tubuhnya lecet-lecet, dan dari tadi dia mengigau memanggil nama kamu terus” jelas nyonya Lee bagaimana kondisi Donghae.

.

“Bibi Lee, bolekah aku menemani Donghae disini, paman, bibi dan Minji pulang saja, kalian pasti lelah. Nanti kalau Donghae sudah sadar, aku akan kabari kalian”.

.

“Ya baiklah, tolong jaga Donghae ya Hye Kyo. Oh iya ini agenda Donghae, ini ditemukan di mobil Donghae, kau bacalah” Bibi Lee memberikan sebuah agenda berwarna navy kepada Hye Kyo, mereka pun pamit meninggalkan Hye Kyo. Hye Kyo masih bingung menatap agenda itu, kenapa bibi memberikan agenda ini kepadaku, agenda itu keliatan sudah lama, karena kertasnya sudah mulai menguning, karena penasaran hye Kyo segera membuka agenda tersebut, dan betapa kagetnya Hye Kyo ketika membuka halaman pertama, disitu terdapat namanya. Kemudian Hye Kyo membuka halaman demi halaman.

.

“Ahh mengapa aku cemburu ya melihat Hye kyo berkencan dengan namjachingunya. Hye Kyo tahukah kamu aku mulai jatuh cinta padamu”.

.

“Apa Donghae mencintaiku?..”, geleng Hye Kyo tidak percaya, kemudian dia membuka halaman lainnya.

 

.

“Ya tuhan, aku benar-benar mencintai Hye Kyo, tapi apa yang harus aku lakukan? Dia pasti hanya menanggapku sahabatnya saja!!”.

“Hye Kyo menyetujui perjodohan yang direncanakan appanya, kulihat dia sangat bahagia bertemu dengan namja itu..Hye Kyo apakah aku tidak menarik sedikitpun menurutmu?.. Hatiku sakit sekali Hye Kyo akan menikah dengan namja lain”.

“Hari ini Hye Kyo akan menikah, dan sekarang aku sudah berada di Amerika. Hye Kyo maafkan aku tidak hadir dihari bahagiamu, aku sungguh tak sanggup melihat kau bersanding dengan namja lain”.

“Teman-temanku berusaha mengenalkan aku dengan yeoja-yeoja cantik, tapi aku tidak tertarik sedikitpun kepada mereka, dihatiku hanya ada Hye Kyo”.

“Neomu Bogoshipoyo Song Hye Kyo, Love you Always”.

“Setelah 8 tahun akhirnya aku melihatnya kembali, dia masih sama cantiknya seperti dulu, dan detak jantungku masih sama seperti dulu ketika aku berada dekatnya, selalu berdebar-debar”.

.

Hye Kyo hanya bisa menangis membaca agenda Donghae yang ternyata ia tulis ketika masih duduk di kelas satu SMA sampai bulan lau. ”Jeongmal mianhae Donghae, karena aku telah mengabaikan mu sekian lama” kata Hye Kyo sambil memegangi tangan Donghae. Hye Kyo tidak menyangka bahwa Donghae masih mencintainya hingga saat ini.

.

Dua hari sudah Donghae belum siuman, dan selama itu juga Hye Kyo setia menemani Donghae, bahkan tawaran Donghae eomma untuk menggantikannya berjaga pun ditolaknya, ia hanya minta dibawakan baju ganti oleh sopir keluarganya kerumah sakit. Siang ini pun Hye Kyo masih menunggui Donghae dan karena semalam Hye Kyo tidak bisa tidur, akhirnya dia tertidur disebelah tempat tidur Donghae, kepalanya ia sandarkan diatas tangan Donghae. Donghae mulai sadar, ia melihat sekeliling ruangan itu semua berwarna putih. Donghae kemudian melihat Hye Kyo sedang tertidur disamping tempat tidurnya, tanpa terasa Donghae meneteskan air matanya dan dia negusap lembut kepala Hye Kyo. Donghae sama sekali tidak menyangka bahwa kini dihadapannya ada Hye Kyo. Menyadari ada yang mengusap kepalanya, Hye Kyo bangun dari tidurnya.

.

“Ahh Donghae kau sudah sadar?.biar aku panggilkan dokter dulu” Hye Kyo kemudian memencet bel disamping tempat tidur Donghae, dan tidak lama kemudian dokter datang dan memeriksa keadaan Donghae.

.

“Bagaimana keadaan Donghae, dokter?” tanya Hye Kyo

.

“Tuan Lee Donghae sudah baik tidak ada luka serius ditubuhnya, lusa dia sudah boleh pulang” mendengar penjelasan dokter, baik Hye Kyo dan Donghae sangat lega.

.

“Hye Kyo, ada yang ingin aku bicarakan” kata Donghae.

.

“Sudah Donghae, sekarang kau tidak boleh banyak bicara dulu, kita bicarakan setelah kau keluar dari rumah sakit, oke?..”.

.

“baiklah” Donghae tersenyum sambil memandangi wajah yang memang sangat ia rindukan sejak lama.

.

.

—-oOo—-

.

.

Hari ini Donghae sudah diijinkan pulang dari rumah sakit, dan yang menjemput Donghae adalah eommanya dan juga Hye Kyo. Hari ini Hye Kyo baru bertemu dengan Donghae lagi, karena setelah Donghae sadar, Hye Kyo ijin tidak bisa menunggui Donghae lagi, karena dia harus menyelesaikan pekerjaan kantornya yang memang terbengkalai karena dia tidak masuk kerja selama 3 hari, jadi hari ini ia sempatkan untuk menjemput Donghae pulang.

.

Kini mereka sudah di dalam mobil diperjalan pulang, bahkan sudah hampir tiba dirumah Donghae. “Bibi Lee, bolehkan aku dan Donghae berhenti di minimarket di depan saja?..ada yang ingin aku bicarakan dengan Donghae?..” tanya Hye Kyo sopan kepada nyonya Lee.

.

“Tentu saja boleh Hye Kyo, kondisi Donghae kan sudah membaik sekarang”…”Park Min Soo tolong berhenti di minimarket depan sana ya!!” perintah nyonya Lee kepada sopirnya.

.

“Baik nyonya”

.

Sekarang Hye Kyo dan Donghae sudah duduk di dalam mini market itu, mereka memilih didalam, karena cuaca diluar masih sedikit panas, mengingat sekarang musim panas. Donghae sekarang sedang meminum coklat panasnya sedangkan Hye Kyo membeli segelas kopi dingin dan sedikit camilan, mengingat dia tadi belum sempat makan siang, karena terburu-buru untuk menjemput Donghae.

.

“Hye Kyo, apa yang ingin kau bicarakan denganku?” tanya Donghae sambil tersenyum sangat manis kepada Hye Kyo..”maaf hye-ya, apa tidak masalah aku duduk berdua denganmu seperti sekarang?..apa suamimu nanti tidak marah melihat kau duduk bersama namja lain?..” Donghae sekarang sedikit mulai cemas mengingat sekarang Hye Kyo sudah bersuami. Donghae memang belum mengetahui kalau Hye Kyo kini sudah bercerai dari suaminya.

.

Mendengar pertanyaan dari Donghae, Hye Kyo tersenyum. ”ahh apa kau benar-benar belum tahu Hae-ah?..aku sudah berpisah dengan Siwon Oppa satu setengah tahun yang lalu”

.

“Mwo?..Jinjja??.. kau bercerai dari Siwon?..” tapi kenapa Hye Kyo, bukankah dulu kalian saling jatuh cinta?..” cecar Donghae, dia benar-benar tidak menyangka Hye Kyo sudah bercerai dengan Siwon, entah sekarang apa yang dia rasakan, harus prihatin atau bahagia mengetahui kini Hye Kyo sudah bebas kembali.

.

“Ya indahnya pernikahan kami hanya beberapa bulan saja, dia bersikap manis hanya karena akting saja di depan orang tuanya. Padahal nyatanya dia kembali lagi kepada mantan kekasihnya yang terus saja menggoda Siwon Oppa. Aku mengetahui hal itu, tapi aku coba bersabar, karena aku tidak ingin mengecewakan orang tuaku dan mertuaku yang sangat baik kepadaku, yah sekalian aku menunggu siapa tau suatu saat Siwon oppa sadar dan kembali padaku, tetapi ternyata semakin hari dia semakin jarang pulang dan mulai bersikap kasar kepadaku, bila marah dia suka menampar pipiku” Hye Kyo menceritakan hal itu sambil tersenyum, karena sekarang kini dia sudah mulai melupakan kejadian buruk itu.

.

“Kurang ajar sekali dia berani menamparmu!!!kalau begitu tidak usah saja dia nikahi kau dulu, lebih baik kau menikah denganku!!!” Donghae sangat marah mendengar Hye Kyo diperlakukan kasar oleh mantan suaminya.

.

“Menikah denganmu?..” tanya Hye Kyo meledek Donghae

.

“ahh it..itu aku hanya bercanda” jawab Donghae salah tingkah, karena sewaktu marah tadi ternyata dia keceplosan tentang seharusnya Hye Kyo menikah dengannya saja.

.

Hye Kyo hanya tersenyum melihat Donghae yang salah tingkah menjawab guruannya. Hye Kyo lalu mengambil sesuatu dari dalam tasnya. ”Apa ini punya kau Hae-ya?..” tanya Hye Kyo sambil menunjukkan buku agenda Donghae yang diberikan Donghae eomma sewaktu dirumah sakit.

.

“Itu!!!” Donghae benar-benar terkejut melihat Hye Kyo menunjukkan agenda curahan hatinya selama ini, tentang perasaannya kepada Hye Kyo..”dari mana kau dapat itu Hye Kyu?..” sekarang Donghae benar-benar gusar, apa jangan-jangan Hye Kyo sudah membaca isi agenda tersebut.

.

“Eomma-mu yang memberikan ini kepadaku sewaktu kau belum disadar dirumah sakit. Apa yang kau tulis semuanya didalam agenda ini benar Hae-ya?..apa benar selama ini kau mencintaiku?..maaf karena aku sudah lancang membaca agendamu” kata Hye Kyo sambil matanya terus menatap Donghae.

.

Donghae menundukkan kepalanya, dia diam beberapa saat karena kini semua rahasianya sudah terbongkar..”Maafkan aku Hye-ya, karena selama ini aku sudah mencintaimu secara diam-diam”.

.

“Tapi kenapa kau tidak mengatakan kepadaku sejak dulu Hae?..mungkin kalau mengatakan kepadaku sejak dulu, aku menolak untuk dijodohkan dengan Siwon oppa. Karena kau tau, dulu aku juga sempat jatuh cinta padamu, tapi kupikir kau hanya meanggapku sebagai sahabatmu saja, karena sewaktu aku mengenalkan namjachingu ku yang pertama padamu, kau tidak terlihat cemburu, dan kau malah mendukungku.. Padahal waktu itu aku berharap kau marah melihatku berpacaran dengan namja lain. Maka sejak itu aku memutuskan untuk mencoba menghilangkan perasaan cintaku padamu” Hye Kyo memberi penjelasan panjang lebar kepada Donghae, tidak terasa air matanya mengalir dengan sendirinya.

.

“Kau bilang, kau pernah mencintaiku juga?..” tanya Donghae terkejut..”Aku tidak mengatakan perasaanku yang sebenarnya karena aku takut kau menjauhiku, bila kau tau perasaanku yang sesungguhnya kepadamu. Jadi aku cukup senang bisa berada dekatmu saja, melihat senyummu dan memandang wajahmu, karena aku lihat kau juga bahagia bersama namja lain. Maafkan aku dulu yang tidak peka Hye Kyo”.

.

“Seharusnya aku yang minta maaf padamu Hae, karena selama ini aku benar-benar tidak peka membaca perlakuanmu kepadaku, aku sudah mengabaikanmu selama ini, bahkan sampai sekarang kau masih mencintaiku..mianhae” kata Hye Kyo sambil terus menangis.

.

“Ya kau tau, bahkan aku belum pernah berpacaran seumur hidupku. Sampai-sampai temanku di Amerika sana menganggapku gay, karena setiap dikenalkan kepada yeoja-yeoja aku selalu bersikap dingin, aku tidak bisa membuka hatiku untuk yeoja lain”.

.

“Hye Kyo maukah sekarang kau membuka hatimu untukku?..” kini Donghae memegang kedua tangan Hye Kyo sambil terus memandangi wajah Hye Kyo menunggu jawaban yang akan diberikan Hye Kyo.

.

“Hae-ya, aku sudah tidak pantas untukmu, aku sudah pernah menikah dengan orang lain. Apa yang kau harapkan dariku?..diluar sana masih banyak yeoja lain yang ljauh lebih baik dariku” kata Hye Kyo sambil terisak.

.

“Aku tidak perduli kau pernah menikah, aku tidak mempermasalahkannya, bahkan orangtuaku juga tidak mempermasalahkannya, aku tidak bisa membuka hatiku untuk yeoja lain, dimataku, dihatiku dan dipikiranku hanya ada satu nama yeoja saja, yaitu kau Hye Kyo”. Hye Kyo menatap mata Donghae, Hye Kyo melihat tidak ada kebohongan dimata Donghae.

.

Hye Kyo masih terus menatap Donghae, Hye Kyo masih tidak habis pikir kenapa Donghae keras kepala sekali karena masih mencintainya hingga saat ini. ”Aku memang sangat menyayangimu Hae, hanya kau yang paling mengerti aku, tidak ada namja lainnya yang mengerti aku seperti dirimu. Sekarang aku memang belum mencintaimu, tapi aku yakin tidak lama lagi aku akan mencintaimu seperti dulu. Maukah kau membantuku untuk jatuh cinta lagi kepadamu?..maukah kau memberiku waktu lagi sebentar saja sampai aku mencintaimu?…”.

.

“Jadi ini maksudnya apa?..jadi kau bersedia membuka hatimu untukku?..kau bersedia menjadi kekasihku?..”, teriak Donghae senang.

.

Hye kyo menganggukkan kepalanya sambil tersenyum..”Ne, aku mau menjadi yeojachingumu Hae-ya”

.

“Ahh gomawo Hye Kyo, aku pasti akan membuatmu selalu bahagia, dan tidak akan pernah menyakitimu, dan aku pasti akan bisa membuatmu bisa mencintaiku lagi”, Donghae kini menarik tubuh Hye Kyo dan memeluknya sangat kencang karena ia terlalu bahagia.

.

“Jeongmal Saranghae my bestfriend” bisik Donghae ditelinga Hye Kyo.

.

“Ne, arraseo..nado saranghae my bestfriend” balas Hye Kyo juga ditelinga Donghae.

.

.

—END—

Advertisements

6 thoughts on “Love My Bestfriend Forever (Part. 2/2 END)

  1. Akhirnya karena kecelakaan donghae masing” bisa jujur sama perasaanya.syukurlah mereka bisa bersama heemm sahabat jadi cinta.

    Like

  2. Hahahaha happy end vrohh gue blng jg ape si dongdong jg bklan ttep brsma ama hye tp ngomong” suami gue si siwon jdi jahat yeh disini HHahahhaha 😂😂😂 untung d dunia nyata dia ngak prnah ngelakuin tndkan kasar ama gue hahahhaha 😅😅😅
    #very nice

    Like

  3. Pingback: Your Library | FanWorld FanFiction

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s